Fungsi Sum dan Fungsi Average
SUM adalah fungsi untuk mencari jumlah isi data pada range tertentu. Contoh pada gambar berikut ini.
Average adalah fungsi mencari nilai rata-rata dari suatu range. Contoh pada gambar di samping berikut ini.
Fungsi Max Dan Min
MAX berfungsi untuk mencari nilai
terbesar dari suatu range.
Contoh seperti gambar di samping berikut ini.
Fungsi IF
- Pada kolom NILAI HURUF kita akan memasukkan fungsi IF
bertingkat, untuk menentukan apakah Mahasiswa yang bersangkutan
mendapatkan nilai A, B, C dan seterusnya
dengan asumsi bahwa nilai yang lebih besar atau sama dengan 80-100 sebagai
batas atas (nilai A), nilai 0-39 sebagai batas bawah dan nilai dibawah
0-39 otomatis menjadi E. Rumus yang kita tuliskan pada sel K6 adalah =IF(J6>=80,"A",IF(J6>=70,"B",IF(J6>=55,"C",IF(J6>=40,"D",IF(J6>=39,"E")))))
- Pada kolom KETERANGAN kita akan memasukkan fungsi logika IF sederhana terhadap nilai Mahasiswa yang terdapat pada kolom L, dengan asumsi bahwa nilai minimal kelulusan adalah > atau = (lebih besar atau sama dengan) 70 dan nilai dibawahnya akan berstatus LULUS, sehingga rumus yang kita masukkan pada sel L6 menjadi =IF(J6>=80,"LULUS",IF(J6>=70,"LULUS",IF(J6>=55,"TIDAK LULUS",IF(J6>=40,"TIDAK LULUS",IF(J6>=39,"TIDAK LULUS")))))
MID
Fungsi MID digunakan untuk mengambil sejumlah
n karakter dari urutan ke x. Contoh sebagai berikut :
Rumus dari fungsi MID ini adalah
=mid(text,num,num_char). Text dalam fungsi mid adalah sel yang akan diambil
karakternyakemudian num adalah angka mulai huruf menuliskan karakter dan
num_char adalah banyaknya karakter yang akan ditampilkan.
Fungsi Left dan Fungsi Right
Fungsi LEFT digunakan untuk mengambil sejumlah
n karakter dari sebelah kiri. Rumusnya =
LEFT(cell;juml. digit). Contohnya sebagai berikut :
Fungsi RIGHT digunakan untuk mengambil
sejumlah n karakter dari sebelah kanan. Rumusnya =RIGHT(cell;juml. digit).
Contoh sebagai berikut :
Fungsi Hlookup
Fungsi HLookUp berguna untuk mengambil data dalam tabel secara
Horizontal dengan rumus umum sebagai berikut : =HLookUp(lookup_value;table_array;row_index_num;[range_lookup])
atau diterjemahkan sebagai berikut: =Hlookup(datayangdicari;tabel;baris_yang_diingikan;[range]).
Contohnya sebagai berikut :
a.
Buat
tabel 1 yang akan dimasukkan dengan bantuan tabel horizontal berisi data untuk
mengisi tabel 1 seperti gambar di bawah ini :
b.
Kemudian
buat tabel data untuk mengisi tabel 1 dengan berbentuk horizontal seperti
gambar di bawah ini :
c.
Masukkan
rumus fungsi hlookup pada sel C12 seperti gambar di bawah ini :
Pivotable
Merupakan
tabel yang mampu mengombinasikan dan membandingkan data yang diperoleh sehingga
menghasilkan informasi. Cara membuat pivotable adalah sebagai berikut ;
a. Klik sel
dari tabel
b.
Klik tab insert, kemudian sub menu pivotable.
d. Isilah
pivotable field list sesuai yang diinginkan lalu klik update.
e. Masukan
nama kategori ke dalam column labels, kemudian nama cabang ke dalam row labels
dan jumlah unit ke dalam values. Kemudian akan muncul tabel seperti gambar di
bawah ini.
f.
Untuk membuat tabel klik insert kemudian pilih chart yang diinginkan.
g.
Kemudian akan muncul tabel chart seperti gambar di bawah ini.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar